Pengertian dan Jenis Kalimat Secara Detail Menurut KBBI

Kalimat sebagai beberapa hal yang kita katakan setiap hari. Saat Anda bicara, Anda akan menyampaikan jejeran kalimat yang bermacam-macam, dapat kalimat bertanya, dapat kalimat perintah, bahkan juga kalimat bahasa baku.

Kalimat yang Anda katakan tentu disamakan dengan keperluan dan keadaan yang sedang berjalan. Pemakaian kalimat yang bagus dan pas akan mempermudah sampainya pesan Anda ke seseorang dan akan menghindar salah paham.

 

Pengertian Kalimat Menurut KBBI

Nah, beberapa bentuk kalimat didalami semenjak Anda duduk di kursi SD. Tetapi kemungkinan ada banyak yang lupa dan belum pahami berkenaan kalimat. Karena itu silahkan baca keterangan ini. Kalimat sebagai formasi kalimat yang membuat makna dan terbagi dalam minimum subyek dan predikat.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online, kalimat ialah kesatuan tutur yang mengutarakan satu ide perasaan dan pikiran, Makna yang lain ialah pengucapan.
Masih menurut KBBI, makna kalimat ialah unit bahasa yang berdiri dengan sendiri, memiliki skema intonasi final dan secara aktual atau prospektif yang terdiri dari klausa.

 

Struktur Komponen Kalimat

Kalimat terbagi dalam kata atau klausa yang minimum membuat subyek dan predikat. Untuk kalimat komplet terbagi dalam Subyek + Predikat + Object + Info (SPOK).

Subjek dalam kalimat elemen dasar yang ada pada suatu kalimat, selain dari elemen predikat. Dalam skema penulisan kalimat bahasa Indonesia, biasanya subyek berada saat sebelum predikat, kecuali kalimat antipoda.

Predikat ialah elemen khusus pada suatu kalimat dari sisi subyek dan pokok dari sebuah kalimat. Umumnya, elemen yang isi predikat ialah kata atau frasa seperti verba, adjektiva (kata karakter), atau nominal, numeral dan preposisional.

Objek sebagai kata yang terserang tindakan subyek langsung. Object ini sebagai elemen yang tidak harus ada pada kalimat. Dalam kalimat aktif letak object ialah sesudah predikat. Dalam kalimat pasif, object akan beralih menjadi subyek. Object biasanya sebagai frasa nomina.

Keterangan ialah elemen kalimat yang menerangkan selanjutnya tentang suatu hal yang tercantum dalam suatu kalimat. Info ini dapat memvisualisasikan tempat, waktu, alat, langkah, karena sampai arah. Keterangan dalam kalimat itu menerangkan langkah.

 

Cara Menulis Kalimat yang Baik

Dari penulis Kontenius, cara menulis kalimat yang baik harusnya lengkap agar pembaca paham sepenuhnya akan apa yang disampaikan penulis tersebut. Berikut caranya:

  1. Penulisannya dengan diawali huruf kapital dan disudahi dengan titik, tanda pertanyaan atau tanda seru.
    2. Minimum terbagi dalam subyek dan predikat (S+P)
    3. Posisi SPOK kelihatan terang dan rasional.
    4. Tiap kata atau barisan kata yang di mana memberikan dukungan peranan (SPOK) dan diatur ke unit sesuai perannya.
    5. Memiliki kandungan: unit arti, gagasan, atas pesan yang pasti.

 

Jenis Kalimat Dilihat dari Segi Maknanya

Bila dilihat dari sisi artinya atau nilai komunikatifnya, kalimat ada lima kelompok yaitu kalimat informasi, perintah, bertanya, hebat, dan kalimat emfatik.

1. Kalimat Berita
Kalimat informasi kerap dikatakan sebagai kalimat deklaratif, yang disebut kalimat yang didalamnya menyampaikan sebuah info ke si pembaca atau pendengar.

2. Kalimat Perintah
Kalimat perintah dikatakan sebagai kalimat imperatif yang disebut kalimat yang maknanya sanggup memberi perintah untuk lakukan satu hal.
Pada umumnya, kalimat perintah dapat berupa taktransitif atau transitif (baik aktif atau pasif).

3. Kalimat Tanya
Kalimat tanya kerap dikatakan sebagai kalimat interogatif. Didalamnya kalimat bermaksud untuk bertanya suatu hal atau seorang.
Bila seorang ingin ketahui jawaban dari satu hal, karena itu orang itu harus bertanya ke seseorang, dan kalimat yang dipakai orang itu ialah kalimat bertanya.

4. Kalimat Seru
Kalimat hebat ialah kalimat untuk sampaikan rasa takjub pada suatu hal.sebuah hal. Kalimat ini dikatakan sebagai kalimat interjektif. Umumnya ada tanda hebat diakhir kalimat.

 

Jenis Kalimat Berdasarkan Diathesis Kalimat

1. Kalimat Aktif
Kalimat aktif ialah kalimat yang subjeknya langsung lakukan pekerjaan pada objeknya.
Biasanya, kata kerja yang dipakai diikuti dengan awalan me-.

2. Kalimat Pasif
Kalimat pasif ialah kontradiksi dari kalimat aktif. Dalam kalimat pasif, object bisa menjadi subyek dan kata kerja yang dipakai bermulaan di atau ter-.

 

Jenis Kalimat Berdasar Urutan Kata

1. Kalimat Normal
Kalimat berpola dasar yang di mana subyek pada kalimatnya menyusul predikatnya.

2. Kalimat Inverse
Kalimat inverse ialah kontradiksi dari kalimat normal. Di mana predikat yang dipakai menyusul object.

3. Kalimat Minor
Kalimat minor mempunyai satu pokok peranan gramatikalnya. Wujud kalimat minor misalnya kalimat tambahan, kalimat jawaban, kalimat salam, panggilan atau judul.

4. Kalimat Mayor
Cuman mempunyai subyek dan predikat saja. Object, pendamping dan info bisa ditambah sesenang hati.

Jenis Kalimat Berdasarkan Struktur Gramatikalnya

1. Kalimat tunggal
Yaitu kalimat yang cuman mempunyai subyek dan predikatnya saja.

2. Kalimat Majemuk
Kalimat yang ada banyak kalimat dasar. Penyatuan itu yang dikatakan sebagai kalimat majemuk. Kalimat majemuk terdiri ke beberapa macam,yaitu kalimat majemuk sama dengan, bertingkat, dan kombinasi.

 

Jenis Kalimat Berdasarkan Pengucapan

1. Kalimat Langsung
Kalimat langsung ialah kalimat yang didalamnya tirukan suatu hal yang dikatakan seseorang. Kalimat ini kerap ada pada cerpen sampai artikel informasi. Pertanda ialah memakai tanda kutip dan memperlihatkan siapakah yang mengucapkankannya.

2. Kalimat Tidak Langsung
Kalimat ini memberikan laporan kembali berkenaan kalimat yang dikatakan seseorang. Umumnya dengan diawali “Ia menjelaskan….”, Dia berbicara dan yang lain.

Begitu pembahasan berkenaan kalimat, mulai pemahaman, ciri-ciri, susunan sampai beberapa jenisnya. Mudah-mudahan berguna.

Leave a Reply