Mengenali Instalasi Listrik Rumah dan Cara Perawatan yang Sering di Lewatkan

Listrik disalurkan melalui kawat tembaga. Supaya arus
listrik bisa mengalir dengan aman, kawat dibungkus dengan bahan yang tidak
menyalurkan listrik (isolator). Untuk jaringan tidak terbungkus isolator, dalam
tiang terpasang isolasi keramik supaya listrik tidak mengalir ke tiang.

Penempatan instalasi yang keliru menyebabkan masalah saluran
listrik. Lampu seringkali putus, berbau hangus dari kabel yang terbakar,
korsleting, daya yang digunakan tidak optimal dan sebagainya. Semua bisa
ditangani dengan menjaga serta menempatkan instalasi listrik secara benar.
Masih ada warga yang menempatkan instalasi listrik seenaknya.

Contoh sambungan kabel tidak ditutup rapi, mengakibatkan
jalinan singkat, sebab kabel positif serta negatif sama-sama bersinggungan
(korsleting). Juga bisa, dikarenakan kulit kabel mengelupas oleh gigitan hewan.
Contoh yang lain, lampu gampang putus. Ini dikarenakan ada ruangan antarkabel
serta tempat lampu.

Kadang-kadang listrik yang kita gunakan tidak sesuai daya
yang kita terima. Pertanda, waktu menghidupkan beberapa perlengkapan listrik,
mendadak listrik mati. Penggunaan yang tidak terdiri ke beberapa group,
menyebabkan tarikan awal listrik membutuhkan daya yang semakin besar.

Menurut pintarelektro.com, penempatan instalasi listrik harus sesuai dengan Kriteria Umum Instalasi Listrik (PUIL). Pada PUIL telah ditata penempatan setop contact bawah kira-kira 30 cm di atas permukaan tanah serta tertinggi kira-kira 1,2 mtr..

Penyeleksian kabel juga harus sesuai Standard Nasional
Indonesia (SNI), umumnya kabel-kabel itu telah dikasih merek SNI. Untuk contoh,
listrik dengan daya 1.300 volt memakai kabel memiliki ukuran 3 x 2 ½ inci, 900
volt dengan kabel 3 x 4 inci.

Ada dua tipe setop contact pertama setop contact 200 watt,
cuma dipakai untuk perlengkapan di bawah 500-1.000 VA. Ke-2, tipe setop contact
tenaga, dipakai untuk perlengkapan di atas 1.000 VA.

Usaha Pencegahan Gangguan Listrik

Salah satunya usaha untuk menahan berlangsungnya masalah listrik,
ialah tingkatkan kesadaran pemakai listrik supaya semakin memerhatikan
instalasinya. Membagi arus dengan setop contact harus sesuai dengan ketentuan
atau berjejer, janganlah sampai bertumpuk-tumpuk.

Steker yang kebanyakan dihentikan contact menyebabkan panas
relatif lama serta meluluhkan terminal penting, pada akhirnya dengan cara
pelan-pelan terjadi jalinan singkat. Jalinan singkat dapat juga dikarenakan
kabel yang rusak oleh gigitan binatang, kualitas kabel buruk serta penampang
kabel semakin kecil dari beban listrik yang mengalirinya.

Kegunaan Peralatan Instalasi Listrik

  • Kabel/kawat: Pengantar arus
  • Tiang listrik: Amankan penghantar listrik dari capaian manusia atau binatang.
  • Sekring: Pengaman arus listrik
  • Mtr. listrik: Pengukur penggunaan listrik
  • Sakelar: Alat penghubung serta pemutus saluran listrik
  • Steker: Alat untuk menghubungkan arus listrik (ditusukan ke setop kontak)
  • Setop contact: Tempat menyambungkan arus listrik

Cara Merawat Instalasi Listrik Rumah

Terdapat beberapa orang yang lupa akan hal yang ini
serta lupa dalam perawatannya. Walau sebenarnya terdapat beberapa bahaya yang
dapat dikarenakan oleh perlengkapan serta pemakaian listrik yang keliru,
seperti kebakaran, kesetrum, atau ledakan listrik.

Yuk, mulai sadar serta perduli dengan keamanan pemakaian
perlengkapan listrik di dalam rumah Anda. Lihat beberapa triknya berikut ini.

  1. Jangan menimbun setop contact pada satu sumber listrik. Tentu panduan pertama ini yang seringkali Anda acuhkan, kan? Hayo, ngaku! Ganti ya rutinitas ini.
  2. Bila Anda lihat kulit ada kulit kabel yang mengelupas, selekasnya tukar kulit kabelnya supaya tidak ada kawat listrik yang berurai keluar.
  3. Lihat semua steker yang Anda pakai. Bila telah longgar atau labil seharusnya tidak dipakai.
  4. Bila steker tidak dapat dicolok, seharusnya tidak dipaksakan. Jangan tertarik untuk mengutak-atiknya supaya cocok pada outlet.
  5. Untuk pemakaian listrik di luar ruang, seharusnya pakai steker yang spesial untuk dipakai outdoor. Karena perlengkapan listrik indoor tidak sama serta tidak selengkap outdoor.
  6. Seharusnya Anda tidak menempatkan kabel listrik di bawah karpet atau benda yang lain yang bisa menyebabkan kebakaran.
  7. Nah, ini yang tentu seringkali Anda kerjakan, yakni biarkan steker melekat pada sumber listrik tetapi telah tidak dipakai. Lakukan untuk mengambil steker bila barang elektronik itu tidak dipakai supaya tidak membuang-buang energi listrik.

Leave a Reply