Efek Samping Kebiasaan Mandi yang Membahayakan Bagi Kesehatan

Bukan hanya hilangkan bau badan, mandi dapat membuat badan berasa lebih fresh. Kesan saluran air yang membasahi badan bisa menolong melenturkan otot dan melepas kepenatan selesai sepanjang hari melakukan aktivitas hingga badan berasa semakin tenang. Meskipun begitu, coba pikirkan kembali tehnik mandi yang Anda kerjakan tiap hari.

Dokter kulit asal Tulane University menjelaskan jika rutinitas mandi yang keliru bisa membuat kulit jadi kering dan gatal, bahkan juga menjadi eksim. Semakin umur, kelenjar minyak di kulit akan makin tipis hingga Anda jadi lebih rawan alami kulit kering. Ini pasti diperburuk oleh rutinitas mandi yang tidak tepat.

Berikut ialah beberapa rutinitas mandi yang rupanya berbahaya untuk kesehatan dan kurang diakui oleh kita semuanya yang kami kutip dari laman doc24hour.net.

 

Menggosok Kulit Kepala dengan Kuku Jari

Menggosok kulit kepala saat keramas memang berasa beri kesegaran. Namun, dampaknya malah akan berkebalikan dan beresiko jika Anda melakukan dengan kuku jemari. Rutinitas menggosok kulit kepala dengan kuku jemari umumnya dilaksanakan supaya shampo hasilkan semakin banyak busa. Sayang, hal itu bisa mengakibatkan kelupasan dan mencederai kulit kepala Anda.

Maka yakinkan untuk selekasnya hentikan rutinitas mandi yang keliru ini. Beberapa pakar mengatakan jika cukup hanya memakai ujung jemari saja bisa hasilkan banyak busa sambil menggosok kulit kepala Anda. Cara ini juga pasti semakin aman dari resiko kulit kepala luka. Disamping itu, jauhi rutinitas menjepit dan menggosok rambut dengan 2 telapak tangan karena bisa membuat ujung rambut bercabang.

 

Menggunakan Sabun yang tidak Mengandung Pelembap

Tipe sabun apa yang umumnya Anda pakai, sabun cair atau sabun tangkai? Ya, tipe sabun yang Anda pakai ikut mempengaruhi baik atau jeleknya rutinitas mandi Anda. Jika Anda lebih senang memakai sabun tangkai, yakinkan sabun yang Anda pakai memiliki kandungan pelembap.

Masalahnya sabun tanpa kandungan pelembap bisa membuat kulit jadi kering. Pakai sabun yang memiliki kandungan asam stearat atau memberikan kata ‘melembapkan’ pada paket sabun.

 

Terlalu Lama Mandi dengan Air Panas

Cuaca dingin kerap kali memacu keinginan untuk mandi sama air panas semakin lama. Ini bisa menolong menghangatkan badan, tetapi bisa juga membuat kulit jadi kering. Masalahnya temperatur air yang terlampau panas bisa memperlebar pori-pori dan mengurangi minyak alami yang diperlukan kulit hingga kurangi kelembapan kulit.

Dampak yang juga sama akan Anda alami jika Anda mandi kelamaan. Saat kulit sering terserang air saat mandi, karena itu air akan turut mencuci kandungan minyak dan kelembapan alami di kulit. Beberapa pakar menjelaskan jika lama waktu mandi yang bagus minimal 5 sampai 10 menit untuk mempertahankan kesehatan kulit Anda.

 

Menggosok Tubuh Terlampau Keras

Karena sangat ingin badan cepat bersih, Anda kemungkinan kerap menggosok badan terlampau keras, entahlah itu dengan telapak tangan atau memakai spons mandi (shower puff). Walau sebenarnya, permukaan spons mandi condong kasar dan dapat hilangkan perlindungan alami kulit.

Pada intinya, menggosok badan dengan tangan saja cukup bersihkan kulit Anda dari kotoran yang melekat. Bila Anda ingin memakai spons mandi, yakinkan tidak untuk menempatkannya di kamar mandi dan teratur menukar spons mandi secara periodik.

 

Tidak Membilas Tubuh dengan Baik

Satu perihal yang perlu jadi perhatian, janganlah lupa untuk pastikan semua sabun dan shampo sudah terbilas bersih. Masalahnya tersisa sabun dan shampo yang ketinggalan di kulit bisa mengakibatkan iritasi dan menutup pori-pori hingga memacu jerawat di badan, terhitung pada bagian punggung.

Untuk menahan munculnya jerawat punggung, miringkan kepala Anda saat mencuci rambut. Cara ini akan membuat tersisa shampo dan conditioner mengucur langsung ke lantai tanpa sentuh punggung Anda. Kemudian, yakinkan kembali untuk mencuci badan Anda sampai habis.

 

Tidak Langsung Pakai Lotion Pelembap

Sesudah usai mandi, Anda kemungkinan menanti sesaat saat sebelum memoleskan losion pelembap. Ingat, tidak boleh kelamaan biarkan kulit Anda kering sesudah mandi selanjutnya baru memoleskan losion pelembap. Kelamaan tunda akan membuat losion tidak teresap prima ke kulit.

Karenanya, waktu terbaik untuk memoleskan losion pelembap ialah selekasnya sesudah Anda keringkan badan selesai mandi saat badan masih lumayan lembap. Dengan begitu, losion akan teresap dengan optimal dan kulit Anda masih lembap.

Leave a Reply